biografi tentang dapur saya

Seperti yang sudah pernah saya ceritakan pada blog saya sebelumnya, tentang biografi saya (di www.hurufkatadankalimatmasariyo.wordpress.com) bahwa setelah tinggal dijerman memasak merupakan salah satu keharusan yang lama kelamaan bagi saya ini merupakan salah satu hobby baru.

“hal yang paling saya ingat ketika pertama kali saya memasak adalah kehabisan minyak untuk menggoreng dan karena ibu saat itu sedang keluar kota, akirnya saya memutuskan mencampur minyak yang tinggal sedikit itu dengan air dan mengocoknya. lalu langsung menuangkannya ke wajan yang sangat panas… dan tentunya kalian tau apa yang terjadi…”

berawal ketika saya harus hidup benar benar sendiri, mulai dari memikirkan akan makan apa hari ini, harus belanja dimana, harus belanja apa, berapa uang yangharus dikeluarkan, apakah cukup makanan ini buat seminggu.. yakin rasanya bakalan enak, aduh gimana caranya ini, gimana caranya itu…apa bedanya jahe dan kencur, belom lagi karena tinggal di jerman, bumbu ini bahasanya apa yah.. ini bahasanya apa yah.. hal hal kecil seperti itulah yang membuat saya semakin rajin dan semakin sering berada didapur dan apa aja yang berurusan dengan dapur.

lama kelamaan karena saya juga sering bantuin kaka masak, ataupun liatin orang lain masak saya mulai mempunyai trick trick bahkan tau tips memasak yang baik dan benar, dan semua itu didukung juga oleh keadaan, keadaan yang memaksa saya untuk bekerja agar dapat menghasilkan duit, tentu saja kerjaan part time yang gampang dan buat seorang yang baru adalah kerja di restaurant, mulai dari bersih bersih salat, cuci piring sampe pun akirnya masak, mualai dai memasak masakan china, italia, dan akirnya mendarat di eropa.. semua saya pelajari mulai dari caranya tehniknya dan tentu saja semuanya saya lakukan dengan hapalan dan otodidak.

tempat kerja saya pertama kali adalah disalah satu restaurant ternama didaerah kecil di dirmingen, saarland germany saat itu pemiliknya adalah salah satu teman baik dari kakak saya, dan kesempatan ini tidak akan saya sia siakan begitu saja.. pertama saya disana bekerja sebagai peracik minuman (theke) dari situ saya mulai belajar dan tau jenis jenis minuman, lambat laun kemudian saya mulai bantu bantu mebersihkan piring dan sendok jika semuanya sudah selesai, kemudian beralih menjadi pelayan, tentunya kesabaran serta keramahan terhadap berbagai jenis tamu yang ada. tempat kedua saya menimba ilmu adalah di sebuah restaurant di homburg, deket rumah kali ini restaurant vietnam, dan disana saya baru merasakan bagaimana kerasnya kerja sebagai seorang pegawai yang harus bisa menguasai semuanya… tapi tidak lama. akirnya saya menemukan tempat baru kali ini dengan thema italia.. disana saya mulai merasakan tempat kerja yang nyaman, dan saya bertahan selama 2 tahun disitu juga saya mulai belajar bagaimana saya membuta pizza, pasta, hingga daging olahan ala italia dan juga pastinya antipasti..setelah saya kuliha dan berganti kota saya akirnya mendapatkan tempat kerja baru dan tempat menimba ilmu saya dalam hal dapur yang paling lama, yap restaurant sommerhaus, disitu saya mulai benar benar belajar dan mengerti bagaimana mengolah dan memasak bahan makanan dengan baik dan benar.

memang saya belom lah jago masak atau koki super star yang sudah ternama, dan mempunyai banyak resep resep menarik.. cuman dengan saya menulis diblog ini, paling tidak saya juga ingin berbagi kepada teman teman bagaimana pengalaman saya, ide ide saya dan mungkin resep resep yang keliatannya nyeleneh tapi pasti akan menarik jika dicoba. dan juga saya hanya ingin terus mengembangkan ide ide saya.

semoga teman teman semua tertarik dan suka dengan blog saya yang satu ini :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s